Kacamata...
Sunday, August 31, 2014
Akhirnya Alby pun berkacamata...
Sabtu, 23 Agustus 2014 qt ke jec kedoya lagi ketemu dr Ni Retno lagi, kali ini mau ngecek mata Alby.
Memang sih qt mau periksain mata Alby tp selalu ada aja yang bikin tertunda. Ini karena beberapa bulan terakhir ini Alby sering terlihat suka kedip-kedip mata, ketika melihat sesuatu seperti kedip-kedip lalu menggelengkan kepala seperti hendak menajamkan pandangan dan senantiasa memaksakan mata, tidak mau istirahat mata atau bobo..
Pada saat pemeriksaan dengan para suster, agak-agak ngambek..., alhamdulillah dan makasih banget ama abang yang pandai membujuk adiknya. Meski sambil sedikit mewek selesai juga pemeriksaan dgn para suster ini.
Sampai di dr Ni Retno diperiksa juga kelopak mata atas dan bawah. Hasilnya.. ; mata Alby alergi terhadap debu, pakai kacamata selindris tanpa minus dan plus, kalau jalan harus pakai kacamata agak debu tidak langsung ke mata dan memakai topi. Alby jg dapat obat sirup, salep dan obat tetes mata. Lalu kembali lagi kontrol minggu depan.
Sabtu, 30 Agustus 2014
Alby kontrol ke dr Ni Retno ditemani abang dan Ayah. Tetap melakukan pemeriksaan melalui para suster. Ketika diperiksa oleh dr Ni Retno kelopak mata atas dan bawah sudah bersih. Kacamata baru mau ditebus hari ini. Utk obat sirup dan salep dihentikan sementara obat tetes diteruskan hingga habis. Kembali lagi kontrol 3 bulan. Dr Ni Retno juga bilang kalau salah satu mata Alby ada potensi lazy eye atau mata malas atau amblyiopia. Meskipun ada potensi atau prosentase mata malasnya kecil tetap harus dilakukan terapi. Salah satu terapinya memakai kacamata.
Alby kontrol ke dr Ni Retno ditemani abang dan Ayah. Tetap melakukan pemeriksaan melalui para suster. Ketika diperiksa oleh dr Ni Retno kelopak mata atas dan bawah sudah bersih. Kacamata baru mau ditebus hari ini. Utk obat sirup dan salep dihentikan sementara obat tetes diteruskan hingga habis. Kembali lagi kontrol 3 bulan. Dr Ni Retno juga bilang kalau salah satu mata Alby ada potensi lazy eye atau mata malas atau amblyiopia. Meskipun ada potensi atau prosentase mata malasnya kecil tetap harus dilakukan terapi. Salah satu terapinya memakai kacamata.
Apa itu lazy eye atau mata malas atau amblyopia ? Mari kita baca link ini :
http://www.webmd.com/eye-health/amblyopia-child-eyes
Umumnya terjadi pada anak-anak. Untuk bayi hingga umur 10 tahunan dapat disembuhkan dengan terapi mata yang dilakukan terus menerus secara konsisten. Jadi misalkan mata yang sebelah kanan sempurna sementara mata yang sebelah kiri merupakan mata malas, maka mata kanan ditutup sehingga anak melihat dengan mata kiri saja selama 1-2 jam tergantung kebutuhan.
Untuk anak-anak usia 10 tahun ke atas, mata malas ini sudah menetap, tidak bisa sembuh tapi bisa dicegah. Ya dengan terapi yang diberikan dokter serta rajin kontrol juga.
Labels: cerita Alby
0 Comments:
« back home
Post a Comment