Mari menggunting !

Wednesday, August 25, 2010
Menggunting Sprei

Dengan Alby, apa pun yang dilakukannya mesti dalam pengawasan melekat. Karena sedari kecil banyak aja ulahnya dan satu yg suka bikin deg-degan, suka masukkin apa-apa ke mulut. Dan apa pun yg ditangannya bisa jadi porak-poranda, yg tadinya susah untuk dibuka, tau2 ama Alby bisa aja terbuka tapi nggak bisa ditutup lagi, alias rusak.. Kadang dia tau itu dilarang tapi bukan nggak mungkin dia ulangi lagi..bukan karena lupa..atau apa, tapi bisa jadi memang dia belum terlalu mengerti :p :D

Hari itu nggak ada yg nyangka kalau dia pulang membawa gunting yg seharusnya ditinggal di sekolah. Gunting yg dibawanya adalah gunting miliknya dan milik Ihsan, salah seorang temannya. Belum tau gimana ceritanya, siang hari Ayra telpon ke kantor dan bilang kalau sprei digunting. O ya sudah nggak papa, karena mamay pikir hanya digunting sedikit, paling jg pinggirannya dan tentu ada Abang dan Andung yg udah mencegah duluan. Padahal sebenernya begitu ketauan Abang dan Andung udah marahin Alby.

Pulang kantor dan sesampainya rumah, dgn ekspressi bangga, riang dan seperti berhasil melakukan hal yg baiiikkk banget, Alby teriak : "Mamay, liat!!" seraya menunjukkan potongan-potongan sprei..., dan begitu masuk kamar, o..laaaalaaaa........sprei polkadot warna-warni yg pink itu sudah tinggal setengahnya..., kamar berantakan nggak karuan.., sisa kain sprei yg terpotongpun sepertinya udah nggak bisa dibuat sprei single bed-pun...

Mamay cuma bisa nganga, :D aaarggggggggghhhhhhhhhhhh...

Menggunting Uang

Alby tau kalau yang boleh digunting hanya kertas, Alby jg tau kalau kain atau rambut nggak bisa main gunting aja (dan memang kami larang) tapi kan akhirnya kejadian jg. Alby itu belum mengerti uang, tapi dia tau uang Rp 10.000,-, Rp 20.000,- bahkan Rp 50.000,- Dia minta uang bukan untuk dijajanin tapi hanya dipegang2 saja. Mungkin dia berpikir Abang aja boleh kenapa aku enggak. Untuk nilai yg nominalnya kecil Alby kurang tertarik. Di kantongnya sering ada aja uang. Sekali waktu dia asyiiik sendiri..ternyata setelah kelar dia kasih tau Andung. Uang Rp 10.000,- dan Rp 5.000,- habis diguntingnya! Dan bernyanyilah Andung..he..he..he.., giliran pulang mamay dan ayah dapet laporan. Hanya bisa narik napas dan berpikir apa ya yg harus dikatakan :-((

Akhirnya dgn ekspressi muka sedih, mamay bilang; mamay, sedih banget By, kalau Alby ulangin lagi...gimana Alby mau minum susu, mamay nggak punya uang lagi By..krn uangnya udah digunting-gunting Alby :-((


*Kejadian di bulan Agustus 2010*

 
posted by Rahma at 5:56 AM, |

0 Comments: